Feeds:
Pos
Komentar

baru ktemu lagi un n pw-nya, tp ternyata serba sdh kadaluarsa, hehehee…

Iklan

baru ktemu lagi un pw-nya

Bidang Filsafat Ilmu (Pendidikan)

Berikut ini merupakan bentuk pertanyaan materi filsafat ilmu, filsafat ilmu pendidikan, menurut akademisi IPS universitas pendidikan Indonesia.

Bagian A:

  1. Perubahan yang harus dihadapi oleh masyarakat bangsa Indonesia dewasa ini sangat beragam dan kompleks. Kita berada dalam peralihan perdaban dari masyarakat pertanian ke masyarakat industri, kemajuan pesat di bidang ilmu dan teknologi, selain itu diterpa oleh tantangan modernisasi dan globalisasi.

a. Kondisi di atas menghidupkan isu-isu ketertinggalan, kemiskinan, dan kependudukan. Menurut anda, bagaimana pendidikan direncanakan untuk membangun kualitas peserta didik yang cerdas, tetapi tetap memiliki karekter nilai berbangsa, sehingga mereka merasa bangga sebagai anak Indonesia? Nilai-nilai dan kecerdasan apa saja yang perlu diraih peserta didik agar Indonesia tidak ketinggalan di tahun 2020?

b. Sebagai perancang pendidikan, filsafah dan filsafah pendidikan apa saja yang perlu dijadikan payung atau landasan berpijak? Cobalah elaborasi! Lanjut Baca »

Bagian A:
1. Tiga pakar belajar antara lain Albert Bandura yang terkenal dengan Teori Pembelajaran Sosial (Social Learning Theory), Jean Piaget terkenal dengan Teori Tingkat Perkembangan (Stage Theory of Development), Lev Vygotsky, Teori Perkembangan Sosial (Social Development Theory). Bandingkan substansi esensial dari ketiganya dan menurut anda yang mana di antaranya yang paling sesuai dengan pembelajaran IPS dan jelaskan mengapa?
2. Tidak bisa dipungkiri pembelajaran IPS di sekolah-sekolah masih mengalami kendala antara separated dan integrated teaching and learning process/approaches. menurut bacaan-bacaan anda atau pengalaman anda pribadi, mengapa ini masih terjadi dan apakah anda mempunyai solusi untuk memecahkannya?
3. jelaskan apa yang dimaksud dengan pembelajaran konstruktivis dan/atau pembelajaran kontekstual IPS? Berilah beberapa contoh.

Bagian B:
1. Buatlah sebuah formulasi desain model pembelajaran IPS yang tepat untuk dapat membelajarkan karakter dan wawasan kebangsaan dalam diri siswa! Kemukakan pula rasional pengembangan modelnya!
2. Dinamika Perkembangan Peran dan Fungsi Guru IPS dalam Bidang Pembelajaran:
a. Mengapa untuk mewujudkan kelancaran program Pembelajaran IPS, setiap guru IPS perlu memilki kompetensi profesi, sertifikat pendidik dan kualifikasi akademik yang relevan dengan bidang pekerjaannya masing-masing? Jelaskan!
b. Kemukakan dan jelaskan kebijakan publik yang akan turut berpengaruh terhadap profil guru IPS Indonesia di masa kini dan masa yang akan datang?

Albert Bandura nació el 4 de diciembre de 1925 en la pequeña localidad de Mundare en Alberta del Norte, Canadá.

Bandura

Social Learning Theory

Teoría. El conductismo, con su énfasis sobre los métodos experimentales, se focaliza sobre variables que pueden observarse, medirse y manipular y rechaza todo aquello que sea subjetivo, interno y no disponible (p.e. lo mental). En el método experimental, el procedimiento estándar es manipular una variable y luego medir sus efectos sobre otra. Todo esto conlleva a una teoría de la personalidad que dice que el entorno de uno causa nuestro comportamiento.

 

Jean Piaget. Piaget found four stages of mental growth while studying children, particularly his own: a sensory-motor stage, from birth to age two, when mental structures concentrate on concrete (or real) objects; a pre-operational stage, from age two to seven, when children learn symbols in language, fantasy, play, and dreams; a concrete operational stage, from age seven to eleven, when children master classification, relationships, numbers, and ways of reasoning (arguing to a conclusion) about them; finally, a formal operational stage, from age eleven, when they begin to master independent thought and other people’s thinking.

Lev Vygotsky. The major theme of Vygotsky’s theoretical framework is that social interaction plays a fundamental role in the development of cognition. Vygotsky (1978) states: “Every function in the child’s cultural development appears twice: first, on the social level, and later, on the individual level; first, between people (interpsychological) and then inside the child (intrapsychological). This applies equally to voluntary attention, to logical memory, and to the formation of concepts. All the higher functions originate as actual relationships between individuals.”

Social Development Theory

Bambang Subiyakto

Abstract

Rivier te Bandjermasin, 1870

Antasan Kuin 1899

 

The main aim of this writing is to study the water transportation system of inland navigation in Southeast Kalimantan in the nineteenth century as seen from the historical perspective. It is hoped that the study will be able to reconstruct the process of the past history of Southeast Kalimantan and concomitantly enrich the corpus of literature in Indonesian history in general. Lanjut Baca »

Negara dan Rakyat

Jangalah engkau merasa nyaman dan tentram wahai rakyatku

Di tanah gemah ripah loh jinawi, kau dapat terusik

Saatnya bisa datang tiba-tiba menjadi pengalaman kolektifmu

Sebagian dari kelompok-kelompokmu telah mengalaminya Lanjut Baca »

terorisme, mega korupsi, tawuran kelompok, perang etnik, penghilangan nyawa oleh polisi dan penjahat yang mungkin sama banyak jumlahnya, salah tangkap, salah menghukum orang, dan banyak lagi yang lainnya yang destruktif dan negatif. kesemua itu terjadi di negeri gemah ripah loh jinawi ini. Apa lagi yang layak kita perbuat? frustasi, putus asa, malu, dan dsb dsb. aaakh… negeri yg mulai terkoyak karena salah mengurus.