SILABI MATA KULIAH MKS (2 SKS)
A. Tujuan
Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa dan untuk memahami mengenai kehidupan masyarakat dan kebudayaannya dalam keterkaitannya dengan alam lingkungan tempat tinggal yang dialiri atau dilalui sungai.
B. Cakupan Isi
1. Pengantar
a. Pengertian dasar mengenai masyarakat, kebudayaan dan sungai
b. Kehidupan sosial masyarakat di wilayah aliran sungai
c. Kehidupan kebudayaan di wilayah aliran sungai
d. Mengenai tujuan kuliah Masyarakat dan Kebudayaan Sungai
2. Pola Hubungan Sosial Masyarakat di daerah aliran sungai
a. Interaksi sosial
b. Pola permukiman
c. Sosio-ekonomi
3. Pola kebudayaan pada masyarakat di daerah aliran sungai
a. Spesifikasi (kekhasan) budaya
b. Jenis atau unsur budaya material
c. Jenis atau unsur budaya non-material
d. Mitologi masyarakat
C. Kegiatan Proses Belajar Mengajar dan Evaluasi
1. Proses Belajar Mengajar
Proses Belajar-mengajar berupa active learning, yakni mahasiswa didorong untuk mengembangkan potensi dirinya sendiri. Kelas digunakan untuk melaksanakan dialog dan diskusi materi perkuliahan di bawah bimbingan dosen. Membiasakan diri mengemukakan solusi terhadap persoalan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan kebudayaan sungai. Mendorong mahasiswa lebih mamahami secara mendalam mengenai kehidupan masyarakat dan kebudayaan sungai.
2. Evaluasai
Komponen-komponen yang menjadi dasar menentukan prestasi belajar adalah
a. partisipasi kelas
b. frekuensi (intensitas) kehadiran
c. laporan kasus
d. ujian tengah semester dan ujian akhir semester
D. Prasarat
Tidak ada
E. Bibliografi
Bambang Subiyakto, 2007, “Mengenali Tata Lingkungan Air Kota Banjarmasin dari Perspektif Historis: kertas kerja pada Kementerian Negara Perumahan Rakyat dan Pemko Banjarmasin.
Bambang Subiyakto dan Djoko Suryo, 2001, “Pelayaran Sungai di Kalimantan Tenggara: Tinjauan Historis tentang Transportasi Air Abad XIX” dalam Berkala Penelitian Pascasarjana Ilmu-ilmu Sosial-Humaniora UGM “Sosiohumanika” vol. 14, Nomer 1, Januari 2001, Jogjakarta.
Huntington, Elsworth, 1956, Principles of Human Geography, edisi VI, revisi oleh Earl B. Shaw. New York: John Wiley & Sons, Inc.
Kaur, Amarjit, 1993, “Transport and The Sarawak Economy, 1841-1983” dalam Borneo Research Bulletin vol. 25. Virginia: Departement of Antropology, College of William and Mary.
M. Idwar Saleh, 1984, Sekilas Mengenai Daerah Banjar dan Kebudayaan Sungainya Sampai dengan Akhir Abad 19. Banjarbaru: Museum Negeri Lambung Mangkurat.
Mitchell, J.B., 1960, Historical Geography. London: The English University Press Limited.
“Sungai, Fondasi Kehidupan Masyarakat Kalimantan”, Jurnal Kebudayaan “Kandil” Melintas Tradisi, edisi 9, tahun III, Mei – Juli 2005.
iya bener juga, lalu apa yang harus dilakukan mia? jangan lupa belajar dan banak membaca spy nilainya jangan jeblog tuh.
mirip situs ini juga ya? sungai mengalir sungai besar seperti telah kering dan tertidur panjang, mungkit perlu bangkit lagi.
sungai mengalir menjadi kering, sungai besar menjadi kecil, lama tertidur