8 Oktober 2008 oleh bambang subiyakto
SILABI MATA KULIAH MKS (2 SKS)
A. Tujuan
Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa dan untuk memahami mengenai kehidupan masyarakat dan kebudayaannya dalam keterkaitannya dengan alam lingkungan tempat tinggal yang dialiri atau dilalui sungai. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »
25 Agustus 2008 oleh bambang subiyakto

borsel
Secangkir kopi dan secarik kertas
(kepada Laila Zohrah mhs S3 arsitektur Chiba University Japan)
Thema 1: sungai dan zoning
Isu tentang sungai dan permukiman sedang menjadi perdebatan selama dua sampai tiga dekade ini.
LZ: Apakah pengaruh sungai dalam hubungannya dengan pembangunan regional Kota Banjarmasin?
BS: Pembangunan regional Kota Banjarmasin terpaksa “mempertimbangkan” keberadaan sungai berikut saluran-saluran air buatan (kanal) yang cukup banyak jumlahnya dan telah hadir sejak lama. Meskipun demikian di dalam realitas praktisnya mungkin terjadi yang sebaliknya, yakni pembangunan regional Kota Banjarmasin kurang (tidak) memperhatikan arti penting keberadaan sungai. Hal ini bisa saja terjadi akibat kurangnya kesadaran mengenai arti penting kedudukan dan fungsi sungai atau karena pertimbangan atas dasar hitung-hitungan ekonomi. Kebijakan melaksanakan program pembangunan regional Kota Banjarmasin kurang sesuai atau belum diperlengkapi dengan aturan-aturan yang memadai dan untuk dilaksanakan. Sejauh kurangnya pemahaman terhadap kedudukan dan fungsi sungai bisa saja memunculkan anggapan bahwa keberadaan sungai merupakan kendala bagi terwujudnya pembangunan regional Kota Banjarmasin yang dikehendaki. Sungai yang berkelok-kelok diikuti dengan banyak anak cabangnya dan ditambah lagi dengan banyaknya saluran air buatan (kanal) yang sudah hadir sejak lama di Kota Banjarmasin mungkin justru dianggap penghambat dan sulitnya dalam menata pembangunan kewilayahan Kota Banjarmasin. Pembangunannya bisa berkembang mengikuti jalur-jalur sungai dan kanal secara tidak teratur atau sebaliknya untuk mencapai penataan yang teratur keberadan sungai diabaikan tanpa pertimbangan dampaknya pada masa depan. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Uncategorized | 3 Komentar »
25 Agustus 2008 oleh bambang subiyakto
Buku : Saatnya Dunia Berubah, Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung
Penulis : DR. Dr. Siti Fadilah Supari, Sp.Jp.(K)
Penerbit : PT. Sulaksana Watinsa Indonesia (SWI)
Kota : Jakarta Hal : xii dan 204
Kurang lebih pukul 19.30 tadi malam (11/04/08), pak Eko memberikan buku berjudul Saatnya Dunia Berubah, Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung, buah karya Menteri Kesehatan RI, DR. Dr. Siti Fadilah Supari, Sp.Jp.(K). Ketika itu saya baru kurang lebih satu jam tiba di rumah sepulang dari perjalanan satu minggu bersama mahasiswa FKIP Unlam melakukan ‘Studi Banding dan Latihan Penelitian’ di Jogjakarta dan Jatim (pada suku Tengger di kawasan Gunung Bromo). Di sini, saya tidak ingin mengatakan seribu maaf, melainkan sejuta maaf bila cara saya oleh keadaan itu kemudian dalam membahas buku karya salah seorang pemimpin nasional ini kurang berkenan atau sangat mengecewakan hadirin. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Resensi | Leave a Comment »
17 Agustus 2008 oleh bambang subiyakto

beyond expression
Langit Mendung
Ke mana langkah di kala gundah menerpa
Ke siapa tanya bila kalbu dibalut gelap
Jalan berliku bahkan lurus tampak lenyap
Sungai tak lagi mengalir yang biasa menyapa kiri kanan dengan salam
Segalanya telah menyerbu negeri ini dengan ganas
Lebih ganas dari sejuta halilintar
Menghanguskan segalanya
Mencampakan segalanya
Datang dengan tiada henti melumatkan asa
Negeri ini negeri langit mendung
350 tahun, tiga setegah tahun atau 63 tahun
Gelap menutup kalbu, menutup asa
menutup segala
Banjarbaru Sandika
2008
Ditulis dalam Puisi, Uncategorized | 1 Komentar »
18 Maret 2008 oleh bambang subiyakto
article is an introuductory study on the three activities: cruising, port, and trade were historical realities in Southeast Kalimantan. The result shows a general description that those aspects were the integrated ones. Based on the historical evidences, those aspects were important foundation for wider life of the in habitants settling in Southeast Kalimantan.
Key words: cruising, port, and trade Lanjut Baca »
Ditulis dalam Artikel | 2 Komentar »
18 Maret 2008 oleh bambang subiyakto
Abstract: This article is aimed at exploring smuggling phenomenon and black market in South Kalimantan in the 19th century. The phenomenon can be described because its source or historical data is available. The source or data is in the form of text-books and manuscripts. Based on historical methods, the smugging and black market phenomenon in South kalimantan in 19th century addition to economical factor, geographical condition of South Kalimantan, especially in waters areas, was also said as the determining factor on the phenomenon.
Key words: smuggling, black market, and water area Lanjut Baca »
Ditulis dalam Artikel | Leave a Comment »
8 Maret 2008 oleh bambang subiyakto
Pengantar
Dalam sejarahnya, Banjarmasin sering disebut sebagai salah satu pusat perdagangan internasional, namun seiring dan hampir sama seringnya juga disebut sebagai daerah pusat terjadinya kasus perompakan, di samping penyelundupan dan perdagangan gelap. Banjarmasin yang dimaksud adalah sebuah kesultanan yang tumbuh sejak pertengahan Abad XVI hingga Abad XIX. Wilayah pengaruh kekuasaannya cukup luas, termasuk daerah kesultanan Kotawaringin di sebelah Barat dan daerah kesultanan Kutai di sebelah Timur. Pada kesempatan ini, dalam alasan teknis semata, wilayah seluas itu cukup disebut dengan wilayah Kalimantan Selatan. Pada kesempatan ini pula maka fokus perhatian penulisan diarahkan ke persoalan perompakan yang berlangsung di wilayah Kalimantan Selatan pada Abad XIX. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Artikel | 3 Komentar »
3 Juni 2007 oleh bambang subiyakto
Humaidy
Ulasan terhadap “Infrastruktur Pelayaran Sungai Kota Banjarmasin Tahun 1900-1970”, oleh Bambang Subiyakto dalam Freek Colombijn et al. (eds.), Kota Lama, Kota Baru: Sejarah Kota-Kota di Indonesia, Jojakarta: Ombak dan Netherlands Institute for War Documentation, 2005, hal. 336-358.
Sekitar tahun 1998-an, saat tampuk pemerintahan Indonesia dipegang oleh presiden Prof. Dr. Ing. BJ. Habibi, IAIN Antasari Banjarmasin sempat dikunjungi Menteri Agama Prof.Dr.H. Malik Fajar dalam rangka menjadi Keynote Speaker suatu seminar. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Resensi | 3 Komentar »